Rasanya Jadi Perwakilan Kalbar di Ajang Nasional || Kampung Dongeng's Festival 2020
Penulis: Rima Amara Sabrina
Pohon pinang ditanam rapat
Puyuh kini berlari-lari
Mari kita menjujung adat
Tonggak budaya semai di hati
Halo, sahabat budaya!
Berbicara tentang Indonesia, tak luput dari budayanya yang beragam. Keindahan alamnya bagai seindah pualam.
Di kesempatan kali ini, aku mau berbagi kisah mengenai kegiatan besar yang diadakan oleh Kampung Dongeng Indonesia. Yaitu, Festival Kampung Dongeng 2020.
Awalnya aku tertarik dengan kegiatan ini karena diminta membuat naskah dongeng cerita rakyat. Nantinya naskah itu akan dijadikan video berdurasi 4-5 menit. Karena aku suka sekali menulis, jadi aku iyakan. Aku pun mendaftar kegiatan itu melalui link yang tertera.
Saat itu, aku pikir vidio yang dibuat menggunakan animasi. Ternyata, oh ternyata bukan animasi dong.
Tapi, kitalah yang akan menjadi talent di vidio dongeng tersebut. Karena aku suka bercerita, aku setuju saja.
Jadi, aku mulai menyusun naskah cerita. Cerita yang akan kubawakan berjudul 'Asal Usul Sungai Naram,' yang merupakan cerita rakyat berasal dari Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Nantinya, naskah ini akan diseleksi oleh panitia layak atau tidak untuk dijadikan video dongeng.
Aku sih waktu itu ragu naskah ini bisa lolos seleksi panitia, karena naskah yang kubuat ada 7 halaman, panjang sekale. Bahkan panitia protes ke aku karena naskahnya kepanjangan, tapi masih bisa diterima karena ide ceritanya menarik. Aku pun jadi bernafas lega, hehe.
Dari semua naskah yang terkumpul itu, nantinya akan diseleksi lagi menjadi 60 naskah atau peserta yang lolos menjadi 'peserta pendampingan pembuatan vidio dongeng budaya'.
Oh iya, kegiatan ini berlaku untuk umum ya. Diselenggarakan di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Untuk batasan usianya, minimal berusia 17 tahun. Jadi siapapun boleh ikut kegiatan ini, asalkan ia adalah WNI yang berusia 17 ke atas.
Dari Kalbar sendiri, yang ikut ada 4 orang. 3 orang dari Singkawang, dan 1 orang dari Mempawah.
Tibalah hari pengumuman, aku sih nggak berharap banyak ya dengan kelolosan ini. Karena yang mendaftar pasti banyak dari seluruh Indonesia, tjuyy..
Tapi, ternyata naskahku lolos dong. Alhamdulillah. Dari Kalbar, yang lolos 3 orang. 1 orang dari Mempawah dan 2 orang dari Singkawang, salah satunya aku. Aku pun senang karena bisa membawa dan mengenalkan budaya Kalbar, khususnya Singkawang ke tingkat Nasional.
Nama peserta yang lolos
Nama-nama peserta yang lolos ini akan membuat vidio dongeng budaya. Masing-masing peserta yang lolos ini mendapatkan dana apresiasi sebesar 1.600.000-, (satu juta enam ratus ribu rupiah).
Sungguh apresiasi yang cukup besar dari pihak penyelenggara. Menyenangkan bukan? Jadi makin semangat deh buat vidionya haha, dasarrrr ...!
Jadi, pada hari Jum'at tanggal 9 Oktober 2020, pukul 13:00 WIB aku dan rekanku yang lolos, bernama Bunda Kahfi pun membuat vidio dongeng di Kantor Dinas Pendidikan Singkawang. Pembuatan vidio ini dibantu oleh tim Kampung Dongeng Singkawang. Terimakasih tim sukses...
Dokumentasi Pembuatan Vidio Dongeng
Tim Suksesku
Pembuatan vidionya ada beberapa kendala sih, seperti ada suara-suara mengganggu yang dapat merusak kualitas vidio, dan apalagi kalau bukan aku gugup. Hahah, aku masih kurang hafal dengan cerita yang kubawakan. Iya, karena ngafalnya hanya 3-4 hari, jadi kurang maksimal penyampaiannya.
Yaaa, karena kurangnya kualitas penyampaian, akhirnya vidioku terpaksa harus direvisi. Demi mendapatkan hasil terbaik untuk tontonan anak-anak bangsa Indonesia.
Jadi, pada hari Minggu, 18 Oktober kemarin aku buat revisi vidio di Kantor Dinas Pendidikan Singkawang dan dibantu oleh tim Kampung Dongeng lagi. Bagian yang direvisi hanya pertengahan dan akhir. Karena di situlah letak kesalahan videoku.
Dokumentasi Revisi Video
Nah, saat ini vidionya sedang diproses editing. Menyenangkan sekali bisa menambah pengalaman baru dalam dunia perdongengan ini. Aku suka. Terimakasih Kak Ega, bu ketua Ketua Kampung Dongeng Singkawang yang udah membimbing kami, para relawan KaDo Singkawang.
Sekian dari aku,
Salam budaya! Budaya kita, identitas bangsa!







Komentar
Posting Komentar